Pengantar VLAN

22-February-2008 at 6:28 pm | In Technology | Leave a Comment

PENGANTAR

Pemanfaatan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data hingga saat ini semakin meningkat. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang ada dalam jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya

berbagai pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yang menginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri.
Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik (antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN) yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding Local area Network (LAN).

PENGERTIAN

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini

VLAN = Virtual Local Area Network

22-February-2008 at 6:26 pm | In Technology | Leave a Comment

VLAN berguna untuk membagi broadcast domain, membagi berdasarkan job function atau departements tanpa memperhatikan lokasi dari si user dan di Setiap berbeda VLAN itu mempunyai traffic masing2. Misalkan :

Di suatu gedung ada 3 tingkat, di gedung tersebut mempunyai banyak departemen (keuangan, produksi, IT, Penjualan dan HRD)
keuangan = 10 user
produksi = 10 user
penjualan = 4 user
HRD = 5 user
IT = 3 user
Vlan yg kita create adalah VLAN 10 = keuangan, VLAN 20 = produksi, VLAN 30 = penjualan, VLAN 40 = HRD dan VLAN 50 = IT
Maka disetiap VLAN yg kita create.. mereka mempunyai traffic masing2 dan tidak akan terkirim ke traffic vlan lain (1 VLAN = 1 broadcast domain). Jadi security dan keamanan or privacy data dari masing2 bagian bisa tetap terjaga.

VLAN itu biasanya digunakan karena keterbatasan dari interface router yg sedikit, dan kebutuhan dari user harus terpenuhi (dari 5 departemen di atas = 36 user) sedangkan interface ethernet pada router hanya terdapat 1 atau 2 ethernet saja (port ethernet pada router bisa ditambahkan dengan membeli modul tambahan berupa hardware tentunya). Oleh karena itu dibutuhkan suatu device lagi untuk memenuhi kebutuhan dari 5 departemen tersebut, device tersebut berupa switch manageable (intinya switch tersebut bisa dikonfigurasi dech) dan biasanya switch itu mempunyai port 8 s/d 24 port, nah.. berarti kebutuhan dari dari 5 departemen diatas sudah bisa tercukupi dong.. (1 masalah selesai) tp.. *ada tapinya neh*, bila di setiap VLAN ingin saling berkomunikasi.. kita tetap membutuhkan router utk komunikasi antar VLANnya “Sama aja dong Om.. beli router2 juga akhirnya ( ” tp kan kita cmn butuh 1 router utk 3 lantai (5 departement) tersebut.. So, lebih irit kan!!! Btw, Are you still with me?? anonymouse said : “ghozali banyak ngemeng neh… dah langsung ke studi case aja dech, biar gw yang bacanya juga nggak puyeng duluan..” Hihihi.. D . Ok dech om.. kita langsung ke studi case aja yah. ghozali : *sambil geplak jidad*

Continue reading VLAN = Virtual Local Area Network…

MIKROTIK OS (untuk BW management)

20-February-2008 at 1:06 pm | In Technology | Leave a Comment

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless, salah satunya adalah bandwidth manajemen.

Saya coba mengulas cara2 paling awal untuk setting mikrotik untuk BW manajemen.

Continue reading MIKROTIK OS (untuk BW management)…

12 Model Infrastruktur IT untuk Perusahaan Kecil dan Menengah

8-February-2008 at 3:08 pm | In Technology | Leave a Comment

Author: Raffaello Sanzio

Bagai mana cara menjadi technicall support yang handal, dalam sebuah perusahaan yang berskala menengah ke bawah ? seperti yang kita tahu, perusahaan skala menengah minim akan budget IT, namun banyak juga perusahaan besar yang tidak menerapkan Infrastruktur IT nya dengan baik, sebagai teknikal support mungkin kira slalu merasa bingung, tidak ada masa depan, seperti tukang servis, dan kalimat lainya yang membuat kita jadi tidak bersemangat untuk bekerja dan berkarir melalui jalur tersebut.

Jika sekarang dalam situasinya kita menjadi seorang support onsite, pada sebuah perusahaan, sanggupkah kita menjawab semua ini:

sanggup kah kita menghandle 100PC lebih ?
sanggpukah kita memaintain keseluruhanya ?
sanggupkah kita memaintain server dan aplikasinya ?
jika kita bekerja sendiri atau maksimal 2 orang ?

Continue reading 12 Model Infrastruktur IT untuk Perusahaan Kecil dan Menengah…

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.